Ospek STTM 2019, Membangun Skill Technopreneur di Era 4.0

Ospek STTM 2019, Membangun Skill Technopreneur di Era 4.0

Sekalipun teknologi telah sangat membantu kehidupan manusia, namun hendaknya akhlak dan moral tetap menjadi pegangan agar ilmu pengetahuan dan teknologi tidak disalahgunakan untuk berbuat keburukan.

Inilah pesan yang ditekankan oleh Dr. Muhammad Syamsu M.Pd.I, pemateri utama dalam Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah (STTM) AR. Fachrudin Bojonegoro angkatan pertama tahun akademik 2019/2020.

Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro juga memaparkan tiga bekal utama hidup di dunia, mereka adalah iman, ilmu, dan amal. Ketiganya saling berkaitan dan menjadi jiwa bagi pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan.

Bertempat di gedung LTS di Jl. Sumuragung Sumberrejo pada Ahad (22/09), ospek bertema “Membangun Skill Technopreneur di Era 4.0” dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, ketua Badan Pelaksana Harian (BPH), para dosen, dan mahasiswa baru dari Program Studi Teknik Informatika (TI) dan Desain Komunikasi Visual (DKV).

Rangkaian acara diawali dengan sambutan dan pemaparan sejarah STTM dari Drs. H. Ichwan Hadi M.Pd, selaku ketua BPH. Disusul dengan orientasi lembaga oleh M. Danial Bustomi, M.Kn, ceramah Sains dan Gerakan Muhammadiyah Berkemajuan dalam Membangun Skill Technopreneur oleh Dr. Muhammad Syamsu M.Pd.I, ditutup dengan orientasi masing-masing program studi.

Danial Bustomi M.Kn, Wakil Ketua I STTM, menyampaikan sebuah visi di mana para dosen wajib untuk terus memperbarui keilmuannya agar dapat berkarya dan berprestasi bersama-sama mahasiswa. Dia juga membakar semangat mahasiswa untuk turut berkompetensi dengan cara berkompetisi di ajang-ajang nasional maupun internasional.(RIA)

Leave a Reply

Close Menu